Setahun berlalu setelah wisuda kakak pertamaku,
Adelia O.P. Kalau diingat-ingat, saat-saat ini merupakan tepat satu tahun
hijriah setelah peristiwa membahagiakan itu terjadi. Orang tuaku datang ke
Jogja bersama adik-adikku. Aku sangat senang. Pertengahan puasa, mereka datang.
Aku ingat, hari itu aku berbuka bersama dengan anak-anak kelas XA, kelasku di
tahun pertama sekolah di MAN 1 Yogyakarta tercinta =]
My Beloved Family
Merantau ke Pulau Seberang
Aku anak perempuan berusia 15 tahun
ketika itu. Aku baru saja menyelesaikan sekolah menengah pertamaku. Karena
banyak alasan, aku bertekad untuk sekolah di luar pulau. Aku ingin bersekolah
sambil menuntut ilmu agama di pesantren. Aku memilih sebuah pesantren di Jawa
Timur. Tetapi orang tuaku tidak mengizinkan. Saat itu aku punya sangat banyak
alasan pendukung, untuk diriku dan orang tuaku. Hampir semua alasan itu adalah
buah pikiran keegoisanku. Yang ketika kukenang kini, aku bahkan heran, mengapa aku
bisa mengatakan itu alasan.
Sedikit cerita, dulu aku sangat
sering dimarahi—atau lebih tepatnya diceramahi—oleh ibuku. Aku saat itu adalah
anak yang sama sekali belum dewasa pikirannya. Ibuku memarahiku dengan
menyerang perasaanku. Tiap perkataannya masuk ke hatiku untuk kutentang. Hampir
semua ucapannya kunilai salah dan bohong. Berlembar-lembar kertas kujadikan
pelampiasan melalui goresan tinta di atasnya. Tak jarang kutulis seberapa besar
kebencianku dan kebenciannya kepadaku. Lebih dari itu, aku lebih sering menulis
kata ‘mengapa’ untuk memulai kalimat-kalimat protesku.
Ya, ‘mengapa’. “Mengapa Mama
Sebuah Pepatah Latin
Multi-Multa; Nemo Omnia Novit
Pertama kali aku tahu istilah ini
dari sebuah game. Salah satu game yang aku suka. Namanya “Magic Enyclopedia”. Mungkin
banyak diantara kalian yang udah tahu game itu. Berarti udah banyak juga dong
yang tau istilah di atas. Waktu itu aku bareng kakakku. Buat menyelesaikan game
itu, dibagian akhir harus bisa menyusun kata-kata di atas yang udah di acak-acak.
Karena benar-benar tidak tau, aku dan kakakku nyari di google, dan akhirnya
ketemu. Setelah game selesai, kita beralih nyari makna kalimat berbahasa latin
itu. Dan ternyata, artinya bagus banget.
Langganan:
Komentar (Atom)
Hello All!!
About Me
- Malika Nur Azkiyah
- Yogyakarta, DIY, Indonesia
- Assalamu'alaikum.. bagi teman-teman yang sudah kenal saya, tentu tahu kalau nama asli saya adalah Nurdina Lafi Qonita. di sekolah dipanggil Dina dan di rumah dipanggil Nana.. dan bagi teman-teman baruku yang dipertemukan denganku lewat blog ini, saya spesialkan untuk mengenal saya sebagai Malika Nur Azkiyah. krna tdk mngkin bs ngenal sy yg sbnarnya lewat dunia maya. hehe, ini nama pena saya yang semoga saja suatu saat nanti bisa menjadi pengarang buku yang bisa banyak mengajak kebaikan dan melarang kemaksiatan. (lebay -.-)
Waktu menunjukkan...
Hari ini...
Blog Archive
Labels
- ~Warna Warni~ (2)
- Share (4)
- ShortStories (3)